Home » Renungan

Category Archives: Renungan

Bantuan Karitatif Tetap Diperlukan

BLSM (bantuan Langsung Sementara Masyarakat) acap dituduh sebagai bagian dari pemiskinan dan tidak mendidik. Sebab, bantuan tersebut justru akan menjadikan masyarakat tergantung pada bantuan pihak lain dan melemahkan etos kerja.

Saya sepakat bahwa masyarakat kita tidak boleh bergantung hidup kepada belas kasih atau iba orang lain. Anas bin Malik bercerita bahwa suatu hari datang seorang ansor kepada Rasulullah alla Allah ‘Alaihy wa Sallam untuk meminta-minta. Rasulullah alla Allah ‘Alaihy wa Sallam bertanya (more…)

Advertisements

Renungan Memperingati Hari Pahlawan

Setiap 10 Nopember berbagai acara di helat untuk memperingati hari pahlawan. Berbagai kemeriahan ditampilkan untuk mengenang jasa para pahlawan yang rela berkorban demi kemerdekaan negeri tercinta, Republik Indonesia. Sekolah-sekolah rela memotong jam pelajaran demi mengikuti upacara. Para pegawai instansi pemerintah juga tampak memenuhi barisan upacara untuk melaksanakan perintah atasan. Para pejabat teras memberikan keteladanan dengan menjadi pemimpin upacara. Tidak ketinggalan berbagai lapisan masayarakat juga turut berpartisipasi dalam upacara memperingati hari pahlawan. Pendeknya, pada 10 Nopember (more…)

Quo Vadis Alumni Sarang, Tela’ah Atas Fleksibilitas Kiprah Lulusan Pesantren

Salah satu halaman buku memori alumni Ghozaliyah angkatan 1991 memuat gambar karikatur yang menggelitik. Dalam karikatur tersebut digambarkan seseorang yang bersarung dan berpeci khas santri sedang memandangi berbagai papan petunjuk arah dengan roman muka yang menyiratkan kebingungan. Ke manakah selepas dari pesantren? Begitulah kira-kira maksud karikatur tersebut.

Ini bukan problem khas pesantren. Hampir seluruh lulusan lembaga pendidikan menghadapi persoalan ini. Persoalan dimana seseorang berada di persimpangan jalan dan harus menentukan pilihan, kearah manakah ia harus melangkah. Banyak orang (more…)

Fungsi Mimpi Bagi Kaum Papa

Freud pernah bilang bahwa mimpi adalah ekspresi terselubung dari keinginan yang tak terpenuhi dalam alam sadar. Dalam pengertian tersebut mimpi bisa ditangkap sebagai alternatif ketika keinginan di alam sadar tak terwujud. Mimpi menyediakan segala bentuk kenikmatan dan kemewahan siap saji. Bahkan (more…)

Wakil Rakyat Mewakili “Rakyat” Dan “Rakyat”?

Sejak bergulirnya reformasi di negeri ini, berita politik bukan lagi menjadi konsumsi elit. Buruh pabrik, kuli bangunan, pedagang asongan, abang becak, bahkan petani dan buruh tani di pedesaan cukup antusias mengikuti perkembagan politik. Meskipun untuk kalangan kelas menengah kebawah di pedesaan peminatnya tidak sebesar kalangan kelas menengah ke bawah di perkotaan. Karenanya tidak mengherankan tayangan langsung Interpelasi DPR di televisi menyita perhatian Kang Sarmin, salah satu dari sedikit orang di desa yang meminati inforamsi politik (more…)